S/R adalah dasar dan tujuan dari sebagian besar analisis teknikal dalam charting. S/R sendiri adalah sebuah nilai virtual yang akan menjadi dasar dari pergerakan harga untuk berhenti , bertolak pada suatu level tertentu.

Support level adalah suatu titik dimana menjadi batas bawah dari sebuah pergerakan ketika trend sedang turun/bearish, ketika harga mencapai titik ini maka besar kemungkinan harga akan bertolak/bounce ke atas dan membuat counter trend untuk bullish. Akan tetapi apabila harga menyentuh titik ini, dan kemudian melewatinya, maka besar kemungkinan trend akan berlanjut hingga menemukan titik support yang baru.

Resistance level adalah suatu tititk dimana menjadi batas atas dari sebuah pergerakan ketika trend sedang naik/bullish, ketika harga mencapai titik ini maka besar kemungkinan harga akan bertolak ke bawah dan membuat counter trend untuk bearish, akan tetapi apabila harga menyentuh titik ini dan kemudian berhasil melewatinya maka besar kemungkinan trend akan berlanjut hingga menemukan titik resistance yang baru.

Sebagian besar trader menentukan S/R dengan menggunakan bantuan garis-garis trend (trendline) dan beberapa lebih memanfaatkan konsep pivot point untuk menghitung S/R pada tima frame harian.

Semakin sering sebuah S/R di-test, disentuh oleh harga kemudian terjadi pola pembalikan, maka semakin kuat pengaruh S/R tersebut pada pergerakan pasar.

Apabila harga melewati sebuah resistance pada kondisi harga sedang bullish, maka titik tersebut akan menjadi support yang baru dan begitu juga sebaliknya.

support dan resistance - sample 

Manfaat mengenali S/R

Ada 2 manfaat ketika kita bisa mengenali S/R:

  1. Menentukan sebuah entry ketika suatu harga akan bounce dan membuat counter trend atau
  2. Menentukan sebuah entry ketika suatu harga menyentuk titik S/R dan melewatinya (breakout), sebagai indikasi bahwa terjadi trend continuation

Leave a Comment